Rabu, 25 November 2015

Tahap Mendidik Anak Mengikut Perkembangan Usia


7 tahun pertama (0-7 tahun):


Perlakukan anakmu sebagai Raja.

Zona merah – zon larangan

Jangan marah-marah, jangan banyak larangan, jangan rosak jaringan otak anak.

Pahamilah bahwa posisi anak yang masih kecil, saat itu yang berkembang adalah otak kanannya.

7 tahun kedua (7-14 tahun):


Perlakukan anakmu sebagai ‘pembantu’ atau tawanan perang.

Zona kuning – zon hati-hati dan waspada.

Latih anak-anak agar bermandiri untuk mengurus dirinya sendiri, mencuci piinggan, pakaian, sterika pakaian, dll. Banyak pelajaran berharga dalam kemandirian yang bermanfaat untuk masa depannya.

7 tahun ketiga (14-21 tahun):


Perlakukan anak seperti sahabat.

Zon hijau – sudah boleh jalan.

Anak sudah boleh dilepas untuk mandiri. Mereka sudah boleh dilepas sebagai duta keluarga.

7 tahun keempat (21-28 tahun):

Perlakukan sebagai pemimpin.

Zon biru – siap terbang.


Persiapan anak untuk berkahwin.





Pada masa anak-anak, yang berkembang adalah otak kanannya. Otak kiri berkembang pada usianya menjelang 7 tahun.

Anak perempuan keseimbangan otak kanan dan kirinya lebih cepat. Sedangkan anak lelaki lebih lambat matang. Keseimbangan otak kanan dan kiri pada anak lelaki baru tercapai sempurna di usia 18 tahun, sedangkan anak perempuan sudah cukup seimbang otak kanan dan kirinya di usia 7 tahun. Sudah lama sekali ya? Ternyata ada rahsia Tuhan mengapa diatur seperti itu

Lelaki dipersiapkan untuk jadi pemimpin yang tegas dalam mengambil keputusan. Untuk itu, jiwa kreativiti dan eksplorasinya harus berkembang pesat. Sehingga pengalaman itu membuatnya dapat mengambil keputusan dengan tenang dan tepat.

Sementara perempuan dipersiapkan untuk jadi pengatur dan pengurus yang harus penuh keteraturan dan ketelitian.

    Untuk memberi instruksi pada anak, gunakan suara Ayah. Kerana suaranya nada tenang kurang beremosi.


    Kalau suara Ibu memerintah, cenderung menengking seperti biola salah gesek. Itu boleh merosakkan sel saraf otak anak. Ada 250rb sel otak anak yang rosak ketika dimarahi.


    Kesimpulannya, Ibu boleh menggunakan bahasa tubuh atau isyarat jika ingin memberikan instruksi. Suara perempuan itu enak didengar jika digunakan dengan nada sederhana. Sesuai untuk mendongeng atau bercerita.

++Cara berkomunikasi yang efektif dengan anak:

1. Merangkul dada anak sambil ditepuk lembut.

2. Sambil mengelus belakang anak hingga ke tulang ekor.

3. Sambil mengusap kepala.

Dengan sentuhan, maka ada gelombang yang akan sampai ke otak anak sehingga sel-sel kasih sayang berkembang subur

2 comments :

Media Sensasi berkata...

Anak saya baru 10 bulan dan entri nie memang sangat berguna dalam mendidik anak saya untuk menjadi seorang insan yang berguna satu hari nanti

Akula berkata...

ye at least boleh jadikan guided untuk mendidik baby and kids


Get this widget here
Ruang Iklan Untuk Di sewa